polwanterkini.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita Terkini
  • Gerak Polwan
  • Kamtibmas
  • Mereka Bicara
  • Prestasi Polwan
SUBSCRIBE
  • Berita Terkini
  • Gerak Polwan
  • Kamtibmas
  • Mereka Bicara
  • Prestasi Polwan
No Result
View All Result
polwanterkini.com
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Polantas Menyapa dan Melayani sebagai Fondasi Operasi Ketupat 2026

Redaksi PolwanTerkini by Redaksi PolwanTerkini
10 February 2026
2 min read
0
Korlantas polri

Jakarta — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memperkenalkan pendekatan baru dalam pelayanan lalu lintas nasional melalui nilai Polantas Menyapa dan Melayani, sebuah cara pandang yang menempatkan polisi lalu lintas bukan semata sebagai penegak hukum, melainkan pelayan keselamatan publik.

RELATED POSTS

Belajar dari Dunia, Bertumbuh dari Budaya: Arah Baru Kinerja Korlantas Polri dalam Menjaga Keselamatan Lalu Lintas

Dibawah Kepemimpinan Irjen Agus Suryonugroho Legac Polantas Menyapa dan Melayani

Persiapan Jalur Mudik Lebaran, Kakorlantas Polri Tinjau Rest Area KM 66 Tol Pandaan

Pendekatan ini menjadi fondasi awal penguatan narasi Operasi Ketupat 2026, sekaligus menandai transformasi wajah Polantas Indonesia yang lebih humanis, modern, dan berbasis kepercayaan masyarakat.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa keselamatan lalu lintas tidak bisa dibangun hanya melalui aturan dan sanksi, tetapi membutuhkan hubungan sosial yang sehat antara polisi dan masyarakat.

“Keselamatan lalu lintas tidak lahir dari rasa takut. Ia tumbuh dari rasa percaya,” tegas Kakorlantas.

Dalam perspektif Korlantas, jalan raya bukan sekadar ruang teknis pergerakan kendaraan, melainkan ruang peradaban tempat nilai-nilai sosial, etika, dan rasa saling menghormati diuji setiap hari.

Polantas hadir di ruang tersebut sebagai representasi negara yang paling dekat dengan masyarakat, baik saat mengatur lalu lintas, memberi arahan, maupun membantu pengguna jalan yang mengalami kesulitan.

“Menyapa adalah bahasa kemanusiaan. Polisi hadir sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat,” ujar Irjen Agus.

Pendekatan menyapa dan melayani menjadi simbol perubahan cara negara hadir di ruang publik: tidak kaku, tidak menekan, namun tetap profesional dan berwibawa

Dari Penegakan ke Pelayanan Keselamatan

Selama bertahun-tahun, citra polisi lalu lintas kerap identik dengan penindakan. Korlantas Polri kini secara bertahap menggeser paradigma tersebut dengan menekankan bahwa kepatuhan berlalu lintas tumbuh dari rasa dihargai, bukan dari ketakutan.

Melalui interaksi yang lebih dialogis dan empatik, Polantas diharapkan mampu:

  • menurunkan resistensi masyarakat,
  • membangun komunikasi dua arah,
  • serta menumbuhkan kesadaran keselamatan secara sukarela.

Pendekatan ini juga menjadi legitimasi moral bagi pengembangan inovasi teknologi lalu lintas pada fase berikutnya, termasuk pemanfaatan sistem digital dan pengawasan modern.

Korlantas menegaskan bahwa pendekatan humanis tidak berarti mengurangi ketegasan. Penegakan hukum tetap berjalan, namun ditempatkan dalam kerangka pelayanan keselamatan yang adil dan berimbang.

“Melayani bukan berarti lunak. Keselamatan tetap menjadi nilai tertinggi,” ujar Kakorlantas.

Teknologi seperti sistem pemantauan lalu lintas dan penegakan hukum berbasis elektronik tetap menjadi bagian dari strategi nasional. Namun, teknologi tersebut diposisikan sebagai alat pendukung, bukan pengganti sentuhan manusiawi petugas di lapangan.

Kombinasi antara pendekatan humanis dan sistem modern diyakini mampu memperkuat kepercayaan publik sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan lalu lintas nasional.

Operasi Ketupat 2026

Polantas Menyapa dan Melayani menjadi pijakan awal pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang melibatkan jutaan pengguna jalan selama periode mudik dan balik.

Apa yang dilakukan hari ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun budaya keselamatan lalu lintas yang berkelanjutan.

“Yang kami bangun bukan sekadar program, tetapi cara pandang,” ujar Irjen Agus.

Dengan fondasi nilai yang kuat, Korlantas menyiapkan ruang kepercayaan publik agar setiap inovasi dan kebijakan berikutnya dapat diterima sebagai bagian dari kebutuhan bersama, bukan paksaan institusional.

Di jalan raya, negara pertama kali dirasakan masyarakat. Sikap, tutur kata, dan empati petugas lalu lintas menjadi cerminan bagaimana negara memperlakukan warganya.

Melalui pendekatan menyapa dan melayani, Korlantas Polri ingin memastikan bahwa kehadiran Polantas tidak lagi dipersepsikan sebagai ancaman, tetapi sebagai mitra perjalanan yang menjaga keselamatan bersama.

Transformasi ini menandai era baru wajah Polantas Indonesia: humanis dalam pendekatan, modern dalam sistem, dan dipercaya oleh masyarakat.

Sumber:  Korlantas Polri

ShareTweetPin
Redaksi PolwanTerkini

Redaksi PolwanTerkini

Related Posts

Polantas Menyapa
Berita Terkini

Belajar dari Dunia, Bertumbuh dari Budaya: Arah Baru Kinerja Korlantas Polri dalam Menjaga Keselamatan Lalu Lintas

10 February 2026
Irjen Pol Agus Suryonugroho
Berita Terkini

Dibawah Kepemimpinan Irjen Agus Suryonugroho Legac Polantas Menyapa dan Melayani

6 February 2026
Kakorlantas Polri Tinjau Rest Area KM 66 Tol Pandaan
Berita Terkini

Persiapan Jalur Mudik Lebaran, Kakorlantas Polri Tinjau Rest Area KM 66 Tol Pandaan

6 February 2026
Korlantas
Berita Terkini

Kakorlantas Polri Dorong Kolaborasi Ojol dan Polisi di Jawa Timur

6 February 2026
Polantas Menyapa
Berita Terkini

Wajah Baru Polantas yang Humanis dan Profesional

4 February 2026
ETLE Drone
Berita Terkini

ETLE Drone Patrol Presisi Jadi Inovasi Penegakan Hukum Lalu Lintas

3 February 2026
Next Post
Polantas Menyapa

Belajar dari Dunia, Bertumbuh dari Budaya: Arah Baru Kinerja Korlantas Polri dalam Menjaga Keselamatan Lalu Lintas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

Kombes Pol Nurul Azizah

Kombes Pol Nurul Azizah, Polwan Pertama Jadi Kabag Penum Polri

29 June 2022
penegakan hukum pelanggaran lalu lintas melalui kamera e-TLE

Kakorlantas Tegaskan Implementasi e-TLE untuk Wajah Polantas yang Humanis

8 December 2025
penanganan kekerasan di pesantren

Kapolri dan Ketua PBNU Bahas Langkah Strategis Penanganan Kekerasan di Pesantren

13 February 2025

Popular Stories

  • Ingin Daftar Polwan Ini Tata Cara dan Syarat Pendaftarannya

    Ingin Daftar Polwan? Berikut Syarat dan Tata Cara Pendaftarannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Memahami Tugas Polisi Wanita (Polwan) di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bhayangkari: Tiang Penyangga Keluarga Polri dan Kontribusi Sosialnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji Polwan Terbaru 2023: Berdasarkan Pangkat dan Tugasnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral #BolehJugaSalmaSalsabil Rilis Lagu Baru Boleh Juga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
© Copyright PolwanTerkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Gerak Polwan
  • Kamtibmas
  • Mereka Bicara
  • Prestasi Polwan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In