Jakarta – Korlantas Polri terus mengoptimalkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 guna memastikan arus mudik dan arus balik Lebaran berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa Operasi Ketupat tidak hanya fokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga meliputi pengamanan menyeluruh selama Ramadan hingga Idulfitri.
“Operasi Ketupat itu bukan hanya di bidang lalu lintas, tetapi juga menjaga momentum sosial dan spiritual. Rangkaian bulan suci Ramadan, Idulfitri, dan Hari Raya Nyepi harus aman, baik dari sisi harkamtibmas maupun kamseltibcarlantas,” ujar Agus, Senin (6/4/2026).
Sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, Polri melakukan evaluasi menyeluruh dari pelaksanaan tahun sebelumnya yang mencakup kelancaran arus lalu lintas, tingkat keselamatan, serta strategi manajemen dan komunikasi publik. Dalam meningkatkan efektivitas pengamanan, Korlantas Polri mengedepankan pemanfaatan teknologi digital.
Beberapa perangkat yang digunakan termasuk ETLE drone, radar traffic counting, hingga command center, yang berfungsi memantau kondisi lalu lintas secara real-time. Agus menjelaskan, “Dengan teknologi dan infrastruktur yang disiapkan, termasuk proyeksi mobilitas kendaraan, pengambilan keputusan di lapangan kini berbasis data dan digital.”
Data Korlantas mencatat lonjakan signifikan jumlah kendaraan selama mudik 2026. Diproyeksikan sebanyak 3,5 juta kendaraan meninggalkan Jakarta dalam periode mudik ini. Puncak arus mudik tercatat sebanyak 270.315 kendaraan dalam satu hari, meningkat 4,62 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara arus balik juga meningkat signifikan dengan 256.338 kendaraan per hari, naik 14,60 persen dibanding 2025.
Agus menuturkan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat 2025 menjadi pijakan penting untuk meningkatkan kualitas layanan pada tahun ini. Selain teknologi, pendekatan humanis juga menjadi prioritas melalui program pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Kami tidak hanya mengatur lalu lintas, tetapi memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman selama perjalanan. Operasi Ketupat adalah operasi kemanusiaan yang mengedepankan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman,” tegas Agus.
Dengan kombinasi strategi berbasis teknologi dan pendekatan humanis, Polri berharap pelaksanaan mudik Lebaran 2026 dapat terlaksana dengan lebih aman, nyaman, dan minim risiko kecelakaan.












