Bekasi — Korlantas Polri mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas One Way Presisi Tahap I pada Jumat, 27 Maret 2026, pukul 09.00 WIB guna mengatasi kepadatan arus balik di ruas Tol Trans Jawa, khususnya dari Brebes menuju Cikampek dan seterusnya ke Jakarta. Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyatakan bahwa langkah ini dilakukan berdasarkan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan telah dilaporkan secara resmi.
One Way Presisi diberlakukan pada jalur dari KM 263 Bulakamba (Brebes Barat) hingga KM 70 Cikampek Utama (Cikatama). Irjen Agus menjelaskan bahwa pelaksanaan One Way ini merupakan bagian dari upaya penguraian kemacetan yang masih tinggi di titik-titik rest area antara Tol Cipali hingga Brebes.
Rangkaian sterilisasi jalur dimulai sejak pukul 07.30 WIB pada hari yang sama, dengan proses clearance secara bertahap dari KM 70 Cikatama ke KM 263 Bulakamba. Petugas melakukan pembersihan dan memastikan keamanan bagi pengendara untuk menghindari kecelakaan atau gangguan dari arah berlawanan saat one way dioperasikan.
Selanjutnya, pembukaan jalur One Way dilakukan secara bertahap dan estafet. Proses dimulai dari KM 70 ke KM 132 untuk menurunkan kepadatan di Rest Area 130B, kemudian dilanjutkan dari KM 132 ke KM 164 untuk mengurai antrian di Rest Area 164B. Setelah sterilisasi mencapai KM 263, One Way Tahap I resmi dimulai pukul 09.00 WIB sesuai keterangan Irjen Agus.
Manajemen lalu lintas kali ini juga mengatur penutupan sodetan secara situasional pada KM 132 dan KM 164 untuk memastikan arus kendaraan dari Jawa Tengah ke Jakarta tetap lancar dan terhindar dari hambatan signifikan.
Penerapan One Way ini merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pasca-Operasi Ketupat 2026 sesuai arahan Kapolri, yang menginstruksikan Polri untuk tetap siaga dalam mengatur arus balik hingga tanggal 29 Maret 2026. Hingga kini, sisa arus balik sebesar 36 persen masih tercatat dalam pemantauan.
Irjen Agus mengungkapkan, “Kami memastikan jalur aman melalui pengecekan menyeluruh dari KM 188 Palimanan hingga KM 263 Bulakamba sebelum One Way dibuka penuh demi keselamatan masyarakat.”
Korlantas Polri mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk selalu mengikuti informasi resmi dari kanal Polri dan mematuhi arahan petugas di lokasi guna menghindari kebingungan selama penerapan rekayasa lalu lintas ini berlangsung.
Informasi ini disampaikan langsung dari Command Center KM 29 Jawa Barat, tempat pengendalian lalu lintas berbasis teknologi real-time yang dipantau bersama beberapa pejabat terkait seperti Menhub Dudy Purwagandhi, Dirut Jasa Marga Rivan A Purwantono, serta Direktur Lalu Lintas Jalan Ditjen Hubdat Kemenhub Rudi Irawan dan Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Aries Syahbudin.

