Site icon polwanterkini.com

Polda Bengkulu Perkuat Kepercayaan Publik Melalui Diskusi Keterbukaan Informasi

Bengkulu – Kamis, 30 Juli 2026, Polda Bengkulu menjadi tempat dilangsungkannya Diskusi Keterbukaan Informasi Publik yang digelar oleh Biro Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi (PID) Divhumas Polri. Acara ini bertujuan memperkuat fungsi kehumasan di wilayah hukum Polda Bengkulu dan dihadiri oleh pejabat utama serta berbagai narasumber dan akademisi.

Brigjen Pol. Prianto Teguh Nugroho, Wakapolda Bengkulu, dalam sambutannya menegaskan bahwa diskusi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan merupakan momen strategis untuk mengevaluasi dan menyamakan persepsi dalam pelaksanaan tugas kehumasan. Beliau menyatakan pentingnya memperkuat koordinasi dan merumuskan langkah terbaik dalam meningkatkan kualitas fungsi humas di Polda Bengkulu.

Wakapolda Prianto menambahkan bahwa perkembangan teknologi informasi menuntut insan humas Polri untuk bersikap profesional, adaptif, dan responsif dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. “Kecepatan penyampaian informasi harus diimbangi dengan akurasi, keterbukaan, serta mengacu pada ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Menurutnya, fungsi humas tidak hanya sebatas penyampai informasi, melainkan juga berperan sebagai garda terdepan dalam membangun citra positif institusi Polri, mengelola opini publik, dan menjadi penghalau hoaks serta disinformasi. Humas juga menjadi jembatan komunikasi yang humanis antara Polri dengan masyarakat.

Selain itu, Brigjen Prianto mengingatkan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 dan merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, dan terpercaya. Di era digital saat ini, masyarakat mengharapkan akses informasi yang cepat, tepat, dan mudah dijangkau.

Diskusi ini juga menjadi media untuk membahas tantangan dalam pengelolaan informasi publik, termasuk pemanfaatan teknologi, peningkatan kompetensi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), serta penguatan tata kelola informasi yang transparan dan akuntabel.

Wakapolda berharap forum ini mampu menghasilkan ide kreatif dan rekomendasi yang dapat diaplikasikan serta mempererat sinergi antar lembaga untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik. “Diharapkan forum ini menjadi ruang bertukar gagasan dan pengalaman guna menghasilkan langkah strategis untuk pelayanan informasi publik yang lebih berkualitas, transparan, dan profesional,” tutup Brigjen Pol. Prianto Teguh Nugroho.

 

Exit mobile version