Program Mudik Gratis Presisi 2026 kembali diselenggarakan oleh Mabes Polri bersama Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) jajaran Polda sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman menjelang Lebaran.
Program ini menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat mendapatkan transportasi yang aman dan nyaman sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang berpotensi menambah kepadatan lalu lintas selama arus mudik.
Dalam pelaksanaannya, Polri menyiapkan ratusan armada transportasi untuk mengantarkan ribuan pemudik menuju berbagai daerah tujuan. Secara keseluruhan, program Mudik Gratis Presisi 2026 menargetkan sebanyak 16.455 peserta mudik yang akan diberangkatkan dari sejumlah wilayah di Indonesia dengan menggunakan bus dan kendaraan penunjang lainnya.
Kehadiran program ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin pulang kampung tanpa harus terbebani biaya transportasi.
Sejumlah Polda di berbagai daerah turut berpartisipasi dalam pelaksanaan program ini dengan jumlah peserta dan armada yang berbeda. Polda Sumatera Barat pada gelombang pertama memfasilitasi sebanyak 4.800 peserta mudik dengan dukungan 100 unit bus.
Pada gelombang kedua, Polda Sumatera Barat kembali memberangkatkan 7.200 peserta dengan menggunakan 150 unit bus. Polda Kalimantan Selatan juga ambil bagian dengan memberangkatkan 617 peserta menggunakan 16 unit bus, sementara Polda Jambi memfasilitasi 200 peserta dengan enam unit bus.
Selain itu, Polda Aceh turut menyelenggarakan program mudik gratis dengan memberangkatkan 938 peserta menggunakan 14 unit bus serta tambahan 29 unit kendaraan Hiace untuk mendukung mobilitas peserta. Polda Jawa Barat juga berpartisipasi dengan memberangkatkan 200 peserta menggunakan enam unit bus.
Sementara itu, Polda Metro Jaya menyediakan kuota sebanyak 2.500 peserta dengan dukungan 60 unit bus. Jika ditotal secara keseluruhan, armada yang disiapkan dalam program Mudik Gratis Presisi 2026 mencapai 240 unit bus dan 29 unit kendaraan Hiace.
Program mudik gratis ini juga menyediakan berbagai rute perjalanan menuju sejumlah kota tujuan di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Beberapa kota tujuan di Jawa Tengah antara lain Brebes, Tegal, Slawi, Purwokerto, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Purwodadi, Solo, Karanganyar, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, hingga Temanggung. Sementara itu, untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, tujuan perjalanan meliputi Kebumen, Purworejo, Magelang, Kulon Progo, Yogyakarta, Sleman, Bantul, dan Gunungkidul.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti program ini, pendaftaran dibuka pada 16 Maret 2026 mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Proses pendaftaran dilakukan di empat kantor Samsat DKI Jakarta dan satu kantor Satpas dengan kuota sebanyak 2.500 peserta untuk wilayah Polda Metro Jaya.
Setelah proses pendaftaran selesai, para peserta dijadwalkan akan diberangkatkan pada 18 Maret 2026 pukul 10.00 WIB dari Lapangan Polda Metro Jaya.
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi oleh peserta program Mudik Gratis Presisi 2026 cukup sederhana, yaitu dengan membawa fotokopi KTP sebanyak satu lembar dan fotokopi Kartu Keluarga sebanyak satu lembar. Proses pendaftaran juga dapat diwakilkan oleh anggota keluarga yang masih tercantum dalam satu Kartu Keluarga dengan membawa dokumen yang diperlukan.
Melalui program ini, Polri berharap masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman, tertib, dan nyaman. Selain membantu meringankan beban biaya perjalanan bagi masyarakat, program Mudik Gratis Presisi 2026 juga diharapkan mampu mendukung kelancaran arus mudik serta mengurangi potensi kepadatan kendaraan di jalan raya selama periode Lebaran. Dengan dukungan ratusan armada yang telah disiapkan, program ini diharapkan menjadi solusi transportasi yang aman bagi masyarakat yang ingin pulang kampung untuk merayakan Hari Raya bersama keluarga.

