Jakarta – Polri kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat melalui kegiatan bakti sosial yang berlangsung di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, pada Jumat (12/06/2026). Sebanyak 450 paket bantuan sosial disalurkan kepada para pekerja seni, pedagang kaki lima, pelaku usaha kecil, serta masyarakat yang beraktivitas di area wisata bersejarah tersebut.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian Polri terhadap masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas ekonomi dan pariwisata di Kota Tua.
Penyaluran bantuan mendapat sambutan positif dari para penerima. Mereka menilai kehadiran Polri dalam kegiatan sosial ini tidak hanya berupa bantuan kebutuhan pokok, tetapi juga menghadirkan rasa kepedulian dan kebersamaan.
Salah satu pekerja seni Kota Tua, Oma Evelyn, mengungkapkan perasaan terkejut sekaligus bahagia saat menerima bantuan tersebut. Evelyn menilai bakti sosial ini menjadi bukti bahwa Polri semakin dekat dengan masyarakat dari berbagai lapisan.
“Sebelumnya saya mengucapkan selamat ulang tahun Polri yang ke-80. Luar biasa sudah 80 tahun. Dengan adanya bakti sosial ini kami agak kaget sekaligus senang. Berarti Polri sudah manunggal (membaur) dengan masyarakat biasa,” kata Evelyn.
Evelyn yang telah berkarya di Kota Tua sejak 2012 juga menilai pendekatan Polri semakin humanis terhadap komunitas pekerja seni. Kehadiran aparat melalui kegiatan sosial ini mampu membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Dulu kalau melihat Polri mungkin ada rasa segan. Tapi sekarang, dengan kegiatan bersama masyarakat seperti ini, apalagi kepada kami yang bisa dibilang kaum marjinal, kami merasa diperhatikan. Itu yang sangat kami apresiasi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kedatangannya yang lebih awal menunjukkan antusiasme terhadap kegiatan tersebut, yang bagi mereka memiliki makna lebih dari sekadar bantuan.
“Yang membuat kami terharu bukan hanya bantuannya, tapi kepeduliannya. Itu yang jarang kami rasakan,” tuturnya.
Apresiasi serupa disampaikan Basuki Sucipto atau Opa Siluet, anggota Komunitas Grafir Kota Tua yang aktif sejak 2009. Ia menyatakan bahwa bantuan sosial ini merupakan bukti nyata kedekatan Polri dengan masyarakat.
“Saya sangat berterima kasih. Ini menunjukkan bahwa Polri bukan hanya melindungi masyarakat, tetapi juga semakin dekat dengan masyarakat. Itu yang kami rasakan saat ini,” kata Opa Siluet.
Menurutnya, bantuan yang diberikan sangat membantu para pekerja seni dan pelaku usaha kecil di Kota Tua. Ia berharap hubungan baik antara Polri dan masyarakat dapat terus terjalin melalui kegiatan seperti ini.
“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami semua. Terima kasih Polri. Semoga ke depan semakin sukses dan semakin dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Melalui bakti sosial tersebut, Polri tidak hanya menyalurkan bantuan kepada yang membutuhkan, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dengan warga. Para pekerja seni Kota Tua berharap kepedulian ini dapat berlanjut di masa mendatang.
“Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berkesinambungan,” tutup Evelyn.

