<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>contraflow - polwanterkini.com</title>
	<atom:link href="https://polwanterkini.com/tag/contraflow/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://polwanterkini.com/tag/contraflow/</link>
	<description>polwanterkini.com</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Mar 2026 07:32:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://polwanterkini.com/storage/2021/10/cropped-polwan-terkini-logo-01-32x32.png</url>
	<title>contraflow - polwanterkini.com</title>
	<link>https://polwanterkini.com/tag/contraflow/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jangan Fokus 24 Maret, Kakorlantas Imbau Pemudik Atur Waktu Lebih Bijak</title>
		<link>https://polwanterkini.com/jangan-fokus-24-maret-kakorlantas-imbau-pemudik-atur-waktu-lebih-bijak/</link>
					<comments>https://polwanterkini.com/jangan-fokus-24-maret-kakorlantas-imbau-pemudik-atur-waktu-lebih-bijak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dian Purwanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Mar 2026 07:32:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jaga Negeri]]></category>
		<category><![CDATA[arus balik lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[contraflow]]></category>
		<category><![CDATA[Kakorlantas Polri]]></category>
		<category><![CDATA[one way nasional]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa lalu lintas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://polwanterkini.com/?p=3127</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas untuk menghadapi arus balik Lebaran 2026 yang diprediksi mulai meningkat dalam dua hari setelah Hari Raya Idulfitri. Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menyatakan bahwa penerapan sistem one way nasional hingga contraflow akan dilakukan secara bertahap, dengan puncak arus [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://polwanterkini.com/jangan-fokus-24-maret-kakorlantas-imbau-pemudik-atur-waktu-lebih-bijak/">Jangan Fokus 24 Maret, Kakorlantas Imbau Pemudik Atur Waktu Lebih Bijak</a> appeared first on <a href="https://polwanterkini.com">polwanterkini.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas untuk menghadapi arus balik Lebaran 2026 yang diprediksi mulai meningkat dalam dua hari setelah Hari Raya Idulfitri. Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menyatakan bahwa penerapan sistem one way nasional hingga contraflow akan dilakukan secara bertahap, dengan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24 Maret 2026.</p>
<p>Dalam perkembangan terkini, Korlantas mencatat adanya peningkatan aktivitas kendaraan di sejumlah wilayah aglomerasi. Pergerakan ini didominasi oleh mobilitas masyarakat yang melakukan silaturahmi lokal di berbagai daerah, seperti Solo Raya, Semarang Raya, serta kawasan Jabodetabek yang mencakup Bogor dan Bekasi. Selain itu, kawasan wisata di sejumlah daerah juga mengalami lonjakan kunjungan, sehingga turut memengaruhi kepadatan lalu lintas.</p>
<p>Irjen Agus menjelaskan bahwa peningkatan volume kendaraan tidak hanya terjadi di jalan tol, tetapi juga di jalur arteri dan akses menuju pusat keramaian. Oleh karena itu, pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mencakup pengaturan lalu lintas di jalan utama, pengawasan di lokasi wisata, hingga pengendalian arus di sekitar pusat perbelanjaan.</p>
<p>“Kami mengelola arus lalu lintas baik di tol maupun arteri, termasuk jalur menuju tempat wisata dan pusat keramaian,” ujar Irjen Agus.</p>
<p>Untuk menghadapi arus balik, Korlantas memproyeksikan jumlah kendaraan yang akan kembali menuju Jakarta dan sekitarnya mencapai jutaan unit. Dengan tingginya volume tersebut, strategi pengaturan lalu lintas disiapkan secara komprehensif, mengacu pada pengalaman saat arus mudik yang mencatat lonjakan signifikan.</p>
<p>Korlantas menilai bahwa keberhasilan pengendalian arus mudik menjadi dasar dalam menyusun langkah pada fase arus balik. Pada periode tersebut, berbagai rekayasa lalu lintas telah diterapkan untuk menjaga kelancaran, meskipun kepadatan tetap terjadi di beberapa titik.</p>
<p>Memasuki arus balik, langkah awal yang disiapkan adalah penerapan one way lokal secara bertahap. Skema ini akan dimulai dari ruas tertentu, seperti dari KM 188 hingga KM 70, untuk mempercepat pergerakan kendaraan menuju arah Jakarta. Selanjutnya, jika terjadi peningkatan volume kendaraan secara signifikan, contraflow akan diberlakukan dari KM 70 hingga KM 55 atau titik lain yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan.</p>
<p>Penerapan rekayasa lalu lintas dilakukan berdasarkan hasil pemantauan traffic counting secara real-time. Jika terjadi lonjakan arus yang memenuhi ambang batas tertentu, maka kebijakan akan segera diambil untuk mengurai kepadatan.</p>
<p>Selain itu, Korlantas juga telah merencanakan pemberlakuan one way nasional pada puncak arus balik. Sistem ini dijadwalkan mulai diterapkan pada 24 Maret pukul 14.00 WIB. Pelaksanaan tersebut akan disesuaikan dengan kondisi lalu lintas serta hasil evaluasi di lapangan.</p>
<p>Irjen Agus menegaskan bahwa seluruh kebijakan bersifat fleksibel dan dapat berubah sesuai dinamika situasi. Apabila kepadatan kendaraan masih tinggi setelah tanggal tersebut, maka penerapan one way dapat diperpanjang hingga beberapa hari berikutnya.</p>
<p>“Kami akan melihat kondisi di lapangan. Jika arus masih tinggi, maka rekayasa lalu lintas akan dilanjutkan,” katanya.</p>
<p>Korlantas juga mengantisipasi dampak penerapan one way terhadap jalur arteri. Pengalihan arus kendaraan dari jalan tol berpotensi meningkatkan beban di jalur non-tol. Untuk itu, skenario pengaturan lalu lintas telah disiapkan oleh jajaran kepolisian di daerah guna menjaga kelancaran pergerakan kendaraan.</p>
<p>Pengamanan tidak hanya difokuskan pada kelancaran arus, tetapi juga aspek keselamatan. Korlantas menyoroti pentingnya disiplin pengguna jalan, terutama terkait larangan berhenti di bahu jalan tol yang berpotensi menimbulkan kecelakaan dan memperparah kemacetan.</p>
<p>Irjen Agus mengingatkan bahwa penggunaan bahu jalan sebagai tempat istirahat tidak diperbolehkan. Pengemudi disarankan memanfaatkan rest area secara tertib atau keluar dari jalan tol untuk beristirahat di jalur alternatif sebelum melanjutkan perjalanan.</p>
<p>“Keselamatan menjadi prioritas utama. Kami mengimbau masyarakat agar tidak berhenti di bahu jalan,” ujarnya.</p>
<p>Selain rekayasa lalu lintas, Korlantas juga mengoptimalkan penggunaan jalan tol fungsional untuk membantu mengurai kepadatan. Salah satu yang disiapkan adalah ruas Japek II Selatan yang dapat digunakan sebagai jalur alternatif bagi kendaraan dari arah Jawa Barat menuju Jakarta.</p>
<p>Dengan adanya jalur tersebut, distribusi kendaraan diharapkan lebih merata dan tidak terfokus di satu titik. Strategi ini juga menjadi bagian dari upaya mengurangi beban di ruas tol utama yang kerap mengalami kepadatan saat puncak arus balik.</p>
<p>Di sisi lain, Korlantas mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik. Pemudik diharapkan tidak melakukan perjalanan secara bersamaan pada tanggal puncak, melainkan memanfaatkan alternatif waktu seperti 25, 26, atau 27 Maret.</p>
<p>Langkah ini dinilai efektif untuk mengurangi penumpukan kendaraan dan menjaga kelancaran arus lalu lintas. Selain itu, kebijakan kerja fleksibel juga diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mengatur jadwal perjalanan.</p>
<p>“Kami mengimbau agar masyarakat tidak terfokus pada satu tanggal. Pilih waktu yang lebih longgar agar perjalanan lebih nyaman,” kata Irjen Agus.</p>
<p>Dengan berbagai strategi yang telah disiapkan, Korlantas Polri berharap arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar. Pemantauan akan terus dilakukan secara intensif untuk memastikan setiap kebijakan yang diterapkan sesuai dengan kondisi di lapangan.</p>
<p>The post <a href="https://polwanterkini.com/jangan-fokus-24-maret-kakorlantas-imbau-pemudik-atur-waktu-lebih-bijak/">Jangan Fokus 24 Maret, Kakorlantas Imbau Pemudik Atur Waktu Lebih Bijak</a> appeared first on <a href="https://polwanterkini.com">polwanterkini.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://polwanterkini.com/jangan-fokus-24-maret-kakorlantas-imbau-pemudik-atur-waktu-lebih-bijak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siap-Siap! Kakorlantas Rancang One Way Nasional Bertahap untuk Arus Balik Lebaran</title>
		<link>https://polwanterkini.com/siap-siap-kakorlantas-rancang-one-way-nasional-bertahap-untuk-arus-balik-lebaran/</link>
					<comments>https://polwanterkini.com/siap-siap-kakorlantas-rancang-one-way-nasional-bertahap-untuk-arus-balik-lebaran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dian Purwanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Mar 2026 06:54:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jaga Negeri]]></category>
		<category><![CDATA[arus balik lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[contraflow]]></category>
		<category><![CDATA[Kakorlantas Polri]]></category>
		<category><![CDATA[one way nasional]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa lalu lintas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://polwanterkini.com/?p=3124</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas secara bertahap untuk menghadapi arus balik Lebaran 2026. Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menyatakan bahwa penerapan sistem one way nasional hingga contraflow akan dilakukan secara situasional mulai 23 hingga 29 Maret 2026, dengan puncak arus balik diperkirakan terjadi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://polwanterkini.com/siap-siap-kakorlantas-rancang-one-way-nasional-bertahap-untuk-arus-balik-lebaran/">Siap-Siap! Kakorlantas Rancang One Way Nasional Bertahap untuk Arus Balik Lebaran</a> appeared first on <a href="https://polwanterkini.com">polwanterkini.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas secara bertahap untuk menghadapi arus balik Lebaran 2026. Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menyatakan bahwa penerapan sistem one way nasional hingga contraflow akan dilakukan secara situasional mulai 23 hingga 29 Maret 2026, dengan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24 Maret.</p>
<p>Langkah ini disusun berdasarkan evaluasi arus mudik yang mencatat lonjakan kendaraan signifikan, serta proyeksi peningkatan pergerakan masyarakat yang kembali ke wilayah asal, khususnya menuju Jakarta dan sekitarnya.</p>
<p>Irjen Agus menjelaskan bahwa arus mudik tahun ini mencatat volume kendaraan yang tinggi, bahkan menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Dalam satu hari, jumlah kendaraan yang melintas menuju Trans Jawa dan sekitarnya mencapai ratusan ribu unit. Kondisi tersebut mendorong Korlantas untuk menyiapkan strategi lebih adaptif pada fase arus balik.</p>
<p>Menurutnya, pengalaman selama arus mudik menjadi dasar penting dalam menyusun pola pengaturan lalu lintas. Berbagai rekayasa seperti contraflow hingga penutupan jalur tertentu telah diterapkan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, meskipun kepadatan tetap terjadi di sejumlah titik.</p>
<p>Memasuki arus balik, Korlantas memastikan seluruh personel dan sistem pendukung telah disiagakan. Pengaturan lalu lintas tidak hanya mengandalkan rekayasa di lapangan, tetapi juga memanfaatkan teknologi digital seperti traffic counting, pemantauan radar, serta command center yang terintegrasi.</p>
<p>“Seluruh langkah ini kami lakukan agar arus balik dapat berjalan lancar dan masyarakat tetap merasa aman dalam perjalanan,” ujar Irjen Agus.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa distribusi kendaraan pada arus balik diperkirakan terbagi antara wilayah Trans Jawa sebesar sekitar 66 persen dan Jawa Barat sekitar 30 hingga 35 persen. Pembagian ini menjadi dasar dalam menentukan titik awal penerapan rekayasa lalu lintas.</p>
<p>Untuk tahap awal, Korlantas akan menerapkan one way lokal secara bertahap, dimulai dari titik-titik tertentu seperti KM 188 atau KM 263, menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Selanjutnya, arus kendaraan akan diarahkan menuju KM 70 sebelum dilanjutkan dengan contraflow hingga mendekati wilayah Jakarta.</p>
<p>Penerapan kebijakan tersebut dilakukan berdasarkan parameter traffic counting. Jika volume kendaraan di titik tertentu, seperti Gerbang Tol Kalikangkung, mencapai ambang batas tertentu dalam periode waktu tertentu, maka rekayasa lalu lintas akan segera diberlakukan.</p>
<p>Selain itu, Korlantas juga telah menyiapkan skenario penerapan one way nasional pada puncak arus balik. Rencana ini dijadwalkan dimulai pada 24 Maret pukul 14.00 WIB, dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas secara real-time.</p>
<p>Namun demikian, Irjen Agus menegaskan bahwa seluruh kebijakan bersifat dinamis. Jika volume kendaraan masih tinggi setelah tanggal tersebut, maka sistem one way nasional dapat diperpanjang hingga beberapa hari berikutnya.</p>
<p>“Kami akan melihat perkembangan di lapangan. Jika arus masih padat, maka rekayasa akan dilanjutkan agar distribusi kendaraan tetap terkendali,” katanya.</p>
<p>Di sisi lain, Korlantas juga mengantisipasi dampak penerapan one way terhadap jalan arteri. Potensi peningkatan beban di jalur non-tol telah diperhitungkan melalui skenario pengalihan arus yang melibatkan jajaran kepolisian daerah.</p>
<p>Pengaturan lalu lintas di jalur arteri akan difokuskan pada titik-titik rawan kepadatan, termasuk kawasan wisata, pusat perbelanjaan, serta jalur penghubung antar kota. Personel di lapangan akan mengatur pergerakan kendaraan agar tidak terjadi penumpukan yang berlebihan.</p>
<p>Selain rekayasa lalu lintas, Korlantas juga mengoptimalkan pemanfaatan jalan tol fungsional untuk mendukung kelancaran arus balik. Salah satunya adalah ruas tol Japek II Selatan yang dapat digunakan untuk mengurai kepadatan di jalur utama.</p>
<p>Ruas tol tersebut dinilai mampu mengalihkan sebagian kendaraan dari jalur utama menuju rute alternatif, sehingga distribusi arus menjadi lebih merata. Selain itu, sejumlah ruas tol fungsional di wilayah lain juga disiapkan untuk mendukung mobilitas masyarakat.</p>
<p>Dalam upaya mengurangi kepadatan pada puncak arus balik, Korlantas mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan secara bersamaan pada satu hari tertentu. Pemudik disarankan untuk memanfaatkan fleksibilitas waktu perjalanan, terutama dengan adanya kebijakan kerja dari mana saja.</p>
<p>Irjen Agus menekankan bahwa penyebaran waktu perjalanan menjadi kunci utama dalam mengurangi beban lalu lintas. Dengan demikian, kepadatan dapat ditekan dan perjalanan menjadi lebih nyaman.</p>
<p>“Kami mengimbau masyarakat agar tidak terfokus pada satu tanggal. Perjalanan bisa dilakukan lebih awal atau setelah puncak arus balik untuk menghindari kepadatan,” ujarnya.</p>
<p>Korlantas juga memastikan bahwa seluruh unsur pengamanan telah disiapkan, termasuk pos pengamanan, pos pelayanan, serta satuan tugas yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban selama periode arus balik.</p>
<p>Dengan strategi yang telah disusun, Korlantas berharap arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar. Evaluasi akan terus dilakukan secara berkala untuk menyesuaikan kebijakan dengan kondisi di lapangan.</p>
<p>The post <a href="https://polwanterkini.com/siap-siap-kakorlantas-rancang-one-way-nasional-bertahap-untuk-arus-balik-lebaran/">Siap-Siap! Kakorlantas Rancang One Way Nasional Bertahap untuk Arus Balik Lebaran</a> appeared first on <a href="https://polwanterkini.com">polwanterkini.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://polwanterkini.com/siap-siap-kakorlantas-rancang-one-way-nasional-bertahap-untuk-arus-balik-lebaran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
