polwanterkini.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Berita Terkini
  • Gerak Polwan
  • Kamtibmas
  • Mereka Bicara
  • Prestasi Polwan
SUBSCRIBE
  • Berita Terkini
  • Gerak Polwan
  • Kamtibmas
  • Mereka Bicara
  • Prestasi Polwan
No Result
View All Result
polwanterkini.com
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Brigjen Pol Trunoyudo: Literasi Digital dan Regulasi Jadi Kunci Menghadapi Era AI

Redaksi PolwanTerkini by Redaksi PolwanTerkini
25 August 2025
3 min read
0
PT Qudo Buana Nawakara Polri Didorong Manfaatkan Agentic AI untuk Penguatan Informasi di Era Digital

PT Qudo Buana Nawakara Polri Didorong Manfaatkan Agentic AI untuk Penguatan Informasi di Era Digital

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) kembali menjadi fokus dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Agentic Artificial Intelligence (A-AI): Komplikasi atau Solusi” yang berlangsung di Ruang Kelas Tekadku Pengabdian Terbaik, Graha Tanoto STIK, Jakarta, Senin (25/8/2025).

RELATED POSTS

Paket Sembako Polri Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Warga Kampung Tongkol Bersyukur

Polri Salurkan Bantuan Sosial untuk 550 Pengemudi Ojol di Jakarta dalam Rangka HUT ke-80 Bhayangkara

Polri Salurkan 450 Paket Baksos di Kota Tua Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Pekerja Seni Apresiasi

Dalam forum ini, Brigjen. Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., selaku Karo Penmas Divhumas Polri, hadir sebagai narasumber utama. Ia menekankan bahwa AI tidak boleh hanya dipandang sebagai tren teknologi, melainkan sebagai isu strategis yang memiliki dampak luas terhadap kepolisian, keamanan nasional, hingga komunikasi publik.

Untuk membuka diskusi, Brigjen Trunoyudo menyinggung sejarah mesin sandi Enigma yang digunakan Jerman pada Perang Dunia II. Pada masanya, Enigma dianggap mustahil dipecahkan karena variasi kuncinya yang hampir tak terbatas. Namun, melalui inovasi Alan Turing dengan mesin Bombe pada 1940, sandi tersebut akhirnya dapat dibongkar hanya dalam hitungan jam.

“Dari kisah Enigma kita belajar, sekuat apa pun sebuah teknologi, selalu ada celah untuk dipahami dan ditangani. Prinsip ini relevan juga dengan AI di era sekarang,” ujar Brigjen Trunoyudo.

Tiga Level Perkembangan AI

Dalam paparannya, ia menguraikan tingkatan perkembangan AI:

  • Artificial Narrow Intelligence (ANI): AI spesifik yang hanya mampu menjalankan tugas terbatas, contohnya ChatGPT, Google Translate, atau Siri.

  • Artificial General Intelligence (AGI): AI dengan kecerdasan setara manusia, yang bisa mempelajari banyak bidang. Teknologi ini masih dalam tahap penelitian.

  • Artificial Super Intelligence (ASI): AI super yang jauh melampaui kemampuan manusia dalam sains, seni, maupun pengambilan keputusan. Konsep ini masih spekulatif, namun potensinya sekaligus membawa manfaat besar dan risiko serius.

“Pertanyaan mendasarnya, apakah AI akan menjadi jalan keluar atau justru membawa masalah baru? Jawabannya ditentukan oleh bagaimana kita mengelolanya,” tegasnya.

Potensi Ekonomi vs Ancaman AI

Mengutip pernyataan Wamenkominfo Nezar Patria, Brigjen Trunoyudo menuturkan bahwa pada 2030 AI diprediksi dapat memberi kontribusi hingga 366 miliar dolar AS terhadap PDB Indonesia. Bahkan, survei mencatat 95% pelaku usaha di Indonesia berencana memanfaatkan AI generatif, dan lebih dari 22% tenaga kerja sudah menggunakannya.

Namun, peluang besar itu juga diiringi risiko serius, mulai dari deepfake, serangan siber otomatis, hingga bias algoritmik. Karena itu, Polri bersama lembaga terkait dituntut menyiapkan sistem pertahanan digital yang mampu mengantisipasi ancaman tersebut.

Lima Pilar Strategi Menghadapi Era AI

Brigjen Trunoyudo menekankan ada lima langkah penting yang harus dipersiapkan:

  1. Memahami sistem AI – menciptakan explainable AI agar proses dan keputusan mesin lebih transparan.

  2. Melawan AI dengan AI – seperti “mesin Bombe” baru untuk mendeteksi deepfake dan serangan digital.

  3. Membangun regulasi dan etika – menyusun kode etik, regulasi nasional, hingga hukum internasional terkait pemanfaatan AI.

  4. Kolaborasi lintas disiplin – melibatkan pakar teknologi, hukum, sosiologi, pemerintah, dan sektor industri.

  5. Meningkatkan literasi publik – membekali masyarakat agar lebih kritis terhadap hoaks berbasis AI.

AI: Komplikasi atau Solusi?

Diskusi ini menegaskan bahwa AI bukan sekadar alat bantu, tetapi sebuah ekosistem baru dengan potensi sekaligus tantangan.

“Seperti halnya Enigma yang akhirnya bisa dipecahkan, AI juga harus kita kelola dengan literasi, regulasi, dan kolaborasi. Apakah akan menjadi komplikasi atau solusi, semuanya bergantung pada kesiapan kita,” tutup Brigjen Trunoyudo.

FGD ini diharapkan mampu memberikan perspektif baru bagi peserta, khususnya di lingkungan Polri, tentang strategi pemanfaatan AI yang etis, aman, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

ShareTweetPin
Redaksi PolwanTerkini

Redaksi PolwanTerkini

Related Posts

Paket Sembako Polri Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Warga Kampung Tongkol Bersyukur
Berita Terkini

Paket Sembako Polri Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Warga Kampung Tongkol Bersyukur

15 June 2026
Polri Salurkan Bansos untuk 550 Ojol di Tugu Proklamasi Jakarta 1
Berita Terkini

Polri Salurkan Bantuan Sosial untuk 550 Pengemudi Ojol di Jakarta dalam Rangka HUT ke-80 Bhayangkara

15 June 2026
Polri Salurkan 450 Paket Baksos di Kota Tua Sambut HUT Bhayangkara ke-80
Berita Terkini

Polri Salurkan 450 Paket Baksos di Kota Tua Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Pekerja Seni Apresiasi

15 June 2026
Kakorlantas Polri Siagakan Personel 24 Jam Saat Libur Kenaikan Isa Almasih 2026
Berita Terkini

Rendahnya Pengaduan Polantas Jadi Cermin Kualitas Pelayanan yang Meningkat

15 June 2026
Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Sebut Pengemudi Ojol sebagai Sahabat Lalu Lintas
Berita Terkini

Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Sebut Pengemudi Ojol sebagai Sahabat Lalu Lintas

11 June 2026
Menuju Transportasi yang Sehat Melalui Kolaborasi
Berita Terkini

Menuju Transportasi yang Sehat Melalui Kolaborasi

10 June 2026
Next Post
Pertemuan PPID Polri Tekankan Peran Keterbukaan Informasi bagi Indonesia Emas

Pertemuan PPID Polri Tekankan Peran Keterbukaan Informasi bagi Indonesia Emas

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, melakukan kunjungan kerja di Jawa Timur

UPPKB Trosobo Didorong Terapkan Digitalisasi Penegakan Hukum untuk Cegah Pungli

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

Kakorlantas Polri Tinjau Rest Area KM 66 Tol Pandaan

Persiapan Jalur Mudik Lebaran, Kakorlantas Polri Tinjau Rest Area KM 66 Tol Pandaan

6 February 2026
Pengamanan ibadah serta kelancaran arus mudik Lebaran 2026 dipastikan optimal oleh Kakorlantas melalui kesiapan seluruh jajaran

Mudik Lebaran Lebih Aman, Operasi Ketupat 2026 Jadi Titik Balik Pengelolaan Lalu Lintas

14 April 2026

Libur Nataru 2024, Wamenhub RI dan Kakorlantas Polri Tinjau Pos PAM di Yogyakarta

29 December 2024

Popular Stories

  • Ingin Daftar Polwan Ini Tata Cara dan Syarat Pendaftarannya

    Ingin Daftar Polwan? Berikut Syarat dan Tata Cara Pendaftarannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Memahami Tugas Polisi Wanita (Polwan) di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bhayangkari: Tiang Penyangga Keluarga Polri dan Kontribusi Sosialnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji Polwan Terbaru 2023: Berdasarkan Pangkat dan Tugasnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral #BolehJugaSalmaSalsabil Rilis Lagu Baru Boleh Juga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
© Copyright PolwanTerkini Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Gerak Polwan
  • Kamtibmas
  • Mereka Bicara
  • Prestasi Polwan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In